UNIVERSITAS LANGLANGBUANA BANDUNG
Definisi Ilmu Komunikasi
Komunikasi adalah "suatu proses dalam mana seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan, dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain"
Komunikasi atau communicaton berasal dari bahasa Latin communis yang berarti 'sama'. Communico, communicatio atau communicare yang berarti membuat sama (make to common). Secara sederhana komuniikasi dapat terjadi apabila ada kesamaan antara penyampaian pesan dan orang yang menerima pesan. Oleh sebab itu, komunikasi bergantung pada kemampuan kita untuk dapat memahami satu dengan yang lainnya (communication depends on our ability to understand one another).
Pada awalnya, komunikasi digunakan untuk mengungkapkan kebutuhan organis. Sinyal-sinyal kimiawi pada organisme awal digunakan untuk reproduksi. Seiring dengan evolusi kehidupan, maka sinyal-sinyal kimiawi primitif yang
digunakan dalam berkomunikasi juga ikut berevolusi dan membuka peluang
terjadinya perilaku yang lebih rumit seperti tarian kawin pada ikan.
Manusia berkomunikasi untuk membagi pengetahuan dan pengalaman. Bentuk umum komunikasi manusia termasuk bahasa sinyal, bicara, tulisan, gerakan, dan penyiaran. Komunikasi dapat berupa interaktif, komunikasi transaktif|transaktif, komunikasi bertujuan|bertujuan, atau komunikasi tak bertujuan|tak bertujuan.
Melalui komunikasi, sikap dan perasaan seseorang atau sekelompok orang dapat dipahami oleh pihak lain. Akan tetapi, komunikasi hanya akan efektif apabila pesan yang disampaikan dapat ditafsirkan sama oleh penerima pesan tersebut.
Walaupun
komunikasi sudah dipelajari sejak lama dan termasuk “barang antik”,
topik ini menjadi penting khususnya pada abad 20 karena pertumbuhan
komunikasi digambarkan sebagai “penemuan yang revolusioner”, hal ini
dikarenakan peningkatan teknologi komunikasi yang pesat seperti radio.
Televisi, telepon, satelit dan jaringan komuter seiring dengan
industrialisasi bidang usaha yang besar dan politik yang mendunia. Komunikasi
dalam tingkat akademi mungkin telah memiliki departemen sendiri dimana
komunikasi dibagi-bagi menjadi komunikasi masa, komunikasi bagi pembawa
acara, humas dan lainnya, namun subyeknya akan tetap. Pekerjaan dalam
komunikasi mencerminkan keberagaman komunikasi itu sendiri .
Apakah Ilmu Komunikasi memang suatu Ilmu?
Kemudian,
apakah komunikasi yang dikaji di universitas betul sebuah ilmu? Atau
dia hanya suatu kajian pengetahuan saja? Untuk membuktikannya, anda
tinggal mensubstitusikan definisi komunikasi yang sudah anda pelajari.
Komunikasi
adalah proses penyampaian lambang-lambang yang bermakna dari manusia
satu kepada manusia lain. Jadi, ilmu komunikasi adalah ilmu yang
mempelajari proses penyampaian lambang-lambang yang bermakna dari
manusia satu kepada manusia lain.
Komunikasi adalah pengetahuan,
bukan sekedar keterampilan, dia diketahui bahkan dipahami sebagai
proses penyampai lambang-lambang yang bermakna dari manusia satu kepada
manusia lain.
Ilmu Komunikasi jelas objektif,
dia melakukan proses, prosedur, dan penyimpulan. Pengujian berdasarkan
benar-salah, bukan berdasarkan seharusnya. Berdasarkan data-data, bukan
berdasarkan tahayul dan keinginan. Dia akan selalu konsentrasi ke objek
kajiannya yakni proses penyampaian lambang-lambang yang bermakna dari
manusia satu kepada manusia lain; bukan kepada orang yang menyuruh
menelitinya. Sehingga, hasilnya bisa digunakan oleh siapa saja.
Karena objektif, tidak berdasarkan kepentingan subjek tertentu, maka ilmu komunikasi juga bersipat universal. Dia
berlaku di mana saja (Inggris, Indonesia, Baduy, atau lainnya), kapan
saja (sekarang, besok, atau lusa), dan bisa diuji oleh seiapa saja (Ilmu
komunikasi bukan milik sarjana komunikasi saja. Orang disiplin ilmu
lain silakan mengujinya dengan metode yang baku dan benar. Dia berbeda
dengan pengalaman yang sipatnya personal dan tidak bisa diuji oleh siapa
saja dan berlaku di mana saja. Dia berlainan dengan ideologi yang
digenggam erat penganutnya!
Ilmu
Komunikasi juga mempunyai metode tertentu dalam mengkaji proses
penyampaian lambang-lambang yang bermakna dari pihak satu kepada pihak
lain. Metode ini umumnya sama untuk semu ilmu. Hanya titik tekan yang
berbeda. Misal Antropologi menekankan kepada metode kualitatif.
Sedangkan Fisika menekankan ke metode kuantitatif. Ilmu Komunikasi
menggunakan keduanya. Jadi di Ilmu Komunikasi bersipat metodis.
Ilmu Komunikasi jelas merupakan pengetahuan yang berdasarkan logika oleh karena itu dia logis.
Tidak ada yang dipelajari dalam proses penyampaian lambang-lambang yang
bermakna dari manusia satu kepada manusia lain yang tidak logis. Bahkan
dari makna “proses” saja sudah menggambarkan urutan peristiwa yang
logis.
Karena
komunikasi juga dikaji berdasarkan metode tertentu di dunia empiris,
maka diapun dapat diuji secara empiris. Dia bukan logika semata –apalagi
khayalan–melainkan diverifikasi di dunia empiris. Dia memenuhi syarat
ilmu empirisme.
Berdasarkan pengujian menggunakan ciri-ciri ilmu tersebut, Ilmu komunikasi teruji sebagai sebuah ilmu .
Ilmu
komunikasi juga diterapkan dalam kampus atau sistem perkuliahan yang
dibentuk dan diberi nama yaitu Fakultas ilmu komunikasi .
Pada Fakultas ilmu Komunikasi terbagi menjadi 4 jurusan,yaitu :
1. 1. Hubungan masyarakat (Public Relations)
2. 2. Jurnalistik Penyiaran (Broadcast Journalism)
3. 3. Periklanan (Advertising)
4. 4. Komunikasi Visual (Visual Communication)
Tapi kami akan menjelaskan tentang pengertian Broadcast Journalism lebih dalam lagi .

Tidak ada komentar:
Posting Komentar